Sabtu, 05 Juli 2014

Human dan Pablik Relation





PENDEKATAN KONSEPTUAL HUMAN RESOURCE, PUBLIC RELATIONS DAN MARKETING
Peran Public Relations sangatlah penting dan menantang, terutama berhubungan dengan pembentukan citra perusahaan di mata masyarakat, Namur masih ada beberapa yang menganggap bahwa kinerja Public Relations sebagai promosi dan publicitas semata, bila dibandingkan dengan peran Human Resources dan Marketing.  Walaupun belakangan ini sering terjadi tumpang tindih antara pekerjaan Public Relations, Human Resource dan Marketing. Jika persepsi tersebut terus bertahan maka eksistensi dan kredibilitas masyarakat terhadap Public Relations akan terus terpuruk, maka diharapkan adanya kesinambungan antara ketiganya agar dapat terus mempertahankan citra dan reputasi kerja PR yang sesungguhnya. Pekerjaan Public Relations dalam perusahaan merupakan pekerjaan yang penting terutama perannya untuk membuat citra perusahaan dimata publik seperti apa yang diinginkan oleh pihak manajemen. Melalui banyak teknik seperti press release, special event management, corporate social responsibility dll. Membangun citra positif sebuah perusahaan, kinerja PR yang seperti itulah yang sering dipandang hanya dari satu sisi saja. Krisis citra, identitas dan kinerja PR seharusnya dapat dengan cepat di tanggulangi oleh para praktisi PR sehingga kredibilitas perusahaan terhadap kinerja PR dapat pulih kembali, peran PR sangat signifikan tetapi sayang hanya sedikit yang puas akan pekerjaan Public Relations, senada dengan yang diucapkan,Selain itu pekerjaan Public Relations sering salah dimengerti dan dianggap tumpang tindih antara marketing dan human resource. Menghadapi hal ini, membuat kita sebagai Public Relations miris, dimana kita berbicara tentanng citra tapi citra kita sendiri yang sedang dalam tahap krisis.
            Hipotesis menunjukkan bahwa beberapa anggapan masyarakat yang mengatakan bahwa PR di Indonesia hanyalah sebatas promosi dan publisitas. Selain ejekan yang mengatakan bahwa PR hanya sebagai tukang kliping, protokoler dll. Fakta mengatakan bahwa pekerjaan PR tidak terbatas pada promosi dan publisitas, melainkan juga melakukan pembentukan citra perusahaan di mata masyarakat. Membuat kliping atau protokoler hanya merupakan bagian kecil dari pekerjaan PR, karena kliping dibuat oleh PR sebagai alat untuk media monitoring, memperhatikan gerak gerik media, agar mengetahui bagaimana opini publik terhadap perusahaan.
           Kesimpulannya adalah PR dapat bersinergi dengan Human Resource dan Marketing. Human Resource yantg merupakan departemen yang ada di perusahaan dimana mereka mengatur sumber daya manusia  yang dimiliki oleh individu dapat digunakan secara maksimal sehingga goal menjadi maksimal. Tujuan departemen ini terdiri dari 4 tujuan: tujuan organisasi, tujuan fungsional, tujuan social dan tujuan personal. Sedang Marketing sebagai sebuah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya untuk memuaskan need dan want manusia. Sedang empat komponen utama dalam marketing adalah product, price, place dan promotion.